At the end of this year, we are back on the turnover two years dimaknai equally important as the momentum in the dynamics of human life, that is, the turnover year Hijrah and Christian. Semangat yang muncul pada setiap pergantian tahun seringkali membawa kita pada imaji sebuah perubahan. The spirit that appears on every turn of year often brings us on a imaji changes. Ya, tentu saja, kita memiliki harapan besar di balik perubahan itu agar kehidupan mendatang jauh lebih baik ketimbang kehidupan masa lalu. Yes, of course, we have great expectations behind the change of life so that future far better life rather than the past.
Hijrah yang dilakukan oleh teladan umat sepanjang masa, Rasulullah Muhammad SAW, merupakan peristiwa heroik dalam upaya membangun kehidupan umat dari masa-masa yang kelam menuju masa-masa yang penuh pencerahan. Hijrah done by the example of all time, Prophet Muhammad SAW, is the heroic events in the effort to build the life of the people of times that the dark times of enlightenment. Dari situlah semangat perubahan terus terabadikan dari generasi ke generasi. Situlah spirit of change continues terabadikan from generation to generation. Simbol-simbol lahiriah ketika umat Muhammad berbondong-bondong melakukan “migrasi” akibat situasi chaos yang membuat kehidupan mereka merasa sangat tidak nyaman pun telah mengalami banyak pergeseran. Symbols when the physical Muhammad berbondong crowd-do "migration" due to the chaos of life that make them feel very uncomfortable experience has many shifting.
Dalam konteks keindonesiaan, simbol-simbol lahiriah di balik peristiwa hijrah semacam itu, jelas sudah jauh bergeser maknanya. In the context keindonesiaan, symbols material behind events such Hijrah, already clearly shifted away its meaning. Hijrah agaknya tak harus dimaknai bermigrasi dari satu tempat ke tempat lain, tetapi justru yang lebih penting adalah bagaimana agar kita mampu berhijrah dan bermigrasi secara spiritual dan intelektual. Hijrah dimaknai probably should not migrate from one place to another, but even more important is how we are able to emigrate in order to migrate and the spiritual and intellectual. Spiritual berkaitan dengan fondasi rohaniah secara vertikal sebagai wujud sikap kepasrahan total kepada Sang Pemilik Kehidupan, sedangkan intelektual berkaitan dengan kepekaan akal budi dalam membangun semangat kesetiakawanan sosial secara horisontal di tengah kehidupan nyata. Related to the spiritual foundation of spiritual existence as vertical attitude total submission to the owners of life, while the sensitivity associated with intellectual ingenuity in building the spirit of social solidarity in the middle of the horizontal real life.
Jika kedua nilai hijrah ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan nyata, bisa jadi tak ada lagi para wakil rakyat yang diuber-uber KPK karena diduga menilap uang negara, penggusuran dan penyingkiran masyarakat miskin, atau berbagai aksi kekerasan yang nyata-nyata telah mengusik keharmonisan dan kedamaian hidup. If both the value of Hijrah this can be implemented in real life, so can no longer the representative of the people who ferret KPK be pursued because the alleged money menilap countries, penggusuran and evacuation of the poor, or a variety of actions of violence that have been positively harass peace and harmony of life .
Nah, selamat menyongsong Tahun Baru 1430 Hijrah dan 2009 Masehi, semoga kita tetap bersemangat untuk melakukan sebuah perubahan besar pada tahun yang akan datang. Well, happy welcome New Year Hijrah 1430 and 2009 BC, I hope we remain excited to make a big change in the years to come. **
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar